Komplotan Spesialis Pencuri Pakan Udang Dibekuk Polisi Banyuwangi

By Muji Santoso 19 Feb 2021, 21:22:53 WIB Kriminal
Komplotan Spesialis Pencuri Pakan Udang Dibekuk Polisi Banyuwangi

Keterangan Gambar : Komplotan Spesialis Pencuri Pakan Udang Dibekuk Polisi Banyuwangi


Tribratanews Polresta Banyuwangi | Sebanyak 5 orang pelaku pencurian pakan udang yang salah satunya sebagai penadah, di amankan aparat kepolisian Polresta Banyuwangi, dengan total kerugian yang dialami korban mencapai 2 Miliar Rupiah.

Sementara 4 orang pelaku merupakan karyawan dari tambak udang CV Sumberberas Desa Wringinputih Kecamatan Muncar, lokasi dari aksi pencurian yang mereka lakukan.

Dari keterangan para pelaku, kasus ini dilakukan pertama kali pada Desember 2019 hingga Desember 2020.

Baca Lainnya :

Dimana, tersangka AR (45) warga Desa Kembiritan Kecamatan Genteng bersama S (43) warga Desa Wonosobo Kecamatan Srono, mencuri pakan udang yang terkemas dalam karung berisi 25 kilogram dengan cara masuk kedalam gudang. Aksi ini selalu dilakukan pada malam hingga dini hari.

Dalam keterangan persnya, Jum’at (19/2/2021), Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, setelah berhasil membawa keluar gudang, seluruh karung berisi pakan ternak tersebut di lempar ke luar pagar tambak setinggi 2 meter.

“Lalu mereka membawa pakan tersebut ke pos kamling berjarak kurang lebih 100 meter dari lokasi tambak,” ungkap Kombes Arman.

“Selanjutnya, pelaku menghubungi calon pembeli yakni KT (55) warga Desa Wringinputih Kecamatan Muncar yang juga memiliki tambak,” ujarnya.

Disini, terjadi transaksi yang setiap karung berisi 25 kilogram pakan udang dibeli seharga Rp 175.000. Dan karena si pemilik tambak tidak mengetahui, mereka pun kembali melakukan aksi serupa hingga selama 1 tahun.

Kapolresta menjelaskan, di bulan Juli 2020, kedua tersangka mengajak dua orang karyawan tambak lainnya yakni SM (55) dan MIN (25) keduanya warga Desa Wringinputih Kecamatan Muncar untuk ikut serta mencuri pakan udang.

“Namun SM dan MIN bertugas mengangkut pakan udang hasil curian dengan menggunakan mobil pick up ke rumah tersangka AR,” kata Kapolresta.

Menurut Kombes Arman, total pakan ternak yang sudah di curi mereka selama rentan Desember 2019 hingga Desember 2020 sebanyak 96 karung, yang masing-masing seberat 25 kilogram dengan kerugian sebesar 33.600.000 rupiah.

“Tapi jika secara keseluruhan, kerugian yang dialami pemilik tambak mencapai 2 Miliar Rupiah,” jelas Kombes Arman.

Sementara, si pemilik tambak baru mengetahui aksi mereka setelah stok pakan udang di dalam gudang terus menurun, lalu dilaporkan ke pihak kepolisian hingga dilakukan penangkapan terhadap 4 tersangka yang merupakan karyawan tambak. Sekaligus 1 orang tersangka yang menjadi penadah dari barang hasil curian mereka.

Kini, kelima tersangka diamankan di Mapolresta Banyuwangi guna pengembangan penyidikan lebih lanjut.

Dan atas semua perbuatannya, mereka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Sementara sejumlah barang bukti hasil kejahatan mereka juga diamankan kepolisian. Diantaranya, 1 unit mobil pick up L-300 bernopol P 9017 VF, beberapa potong pakaian milik para tersangka dan 8 buah karung bekas pakan udang.

(MJ/Ilex)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment